Belut merupakan salah satu komoditas
perikanan air tawar yang sangat potensial untuk dikembangkan. Sampai saat ini
pemenuhan permintaan pasar sebagian besar masih menggantungkan tangkapan dari
alam. Sementara itu hasil dari budidaya belut masih sangat terbatas dan masih
sedikit kontribusinya dalam memenuhi kebutuhan pasar. Melihat hal itu maka
usaha budidaya belut merupakan salah satu usaha yang cukup menjanjikan di masa
mendatang.
Kamis, 21 Desember 2017
BUDIDAYA IKAN SIDAT (bagian 2)
I.
PENDEDERAN SIDAT
a. PERSIAPAN KOLAM
Kolam untuk pendederan 1 sebaiknya
diletakkan di dalam ruangan (indoor). Hal ini bertujuan agar suhu bisa lebih
stabil. Perbedaan suhu yang sangat mencolok antara siang dan malam akan kurang
baik untuk sidat yang masih berukuran kecil karena daya daptasi terhadap suhu
belum begitu sebaik sidat yang telah besar. Fluktuasi suhu yang tinggijuga akan
mengakibatkan turuna nafsu makan sidat sehingga akan menbganggu pertumbuhannya
sehingga akan menyebabkan lebih rentan terserang penyakit. Kolam pendederan 1
bisa menggunakan akuarium yang ditempatkan di dalam ruangan. Untuk kolam
pendederan 2 dan 3 bisa diletakkan diluar ruangan karena sidat sudah cukuo kuat
dalam menghadapi fluktuasi suhu.
Kegiatan persiapan kolam meliputi
beberapa kegiatan antara lain adalah ;
1.
Pembersihan
bak, dilakukan dengan menyikat inding bak dan dasar bak
2.
Pemberantasan
penyakit dilakukan dengan menggosok dinding dan dasar kolam dengan busa yang
telah dicelupkan ke dalam larutan kaporit 30-100 ppm. Bila tidak menggunakan
kaporit bisa juga dilakukan dengan menggosokkan daun pepaya untuk membersihkan
bibit-bibit penyakit.
3.
Pengeringan
dilakukan selama 2 – 3 hari agar bisa benar-benar kering
4.
Pengisian
air hingga ketinggian kurang lebih 30 cm. Pengisian air dilakukan menggunakan
air yang telah ditandon.
Sabtu, 16 Desember 2017
JENIS-JENIS IKAN ARWANA DAN PENYEBARANNYA
Wilayah Sebaran
Ikan Arwana
Ikan Arwana tersebar dan endemik
di beberapa benua. Yaitu di Wilayah Amerika Selatan, Afrika, Asia Tenggara dan
Australia. Wilayah Asia tenggara termasuk salah satu pusat penyebaran ikan Arwana.
Sejak lama, varietas Arwana di Asia Tenggara dianggap sebagai satu spesies saja
(Scleropages formosus).
Studi morfologi
biometrik yang dikombinasikan dengan analisis genetik yang dilakukan
dalam kurun 10 tahun terakhir, memunculkan fakta baru, bahwa ikan
Arwana Asia tenggara ternyata terdiri dari beberapa spesies yang berbeda.
Arwana Asia Tenggara dalam
4 spesies berbeda, yaitu Arwana Hijau, Arwana Emas, Arwana Perak dan Arwana
Merah, seperti tampak pada Gambardi bawah ini.
Jenis-Jenis Arwana Asli Asia Tenggara. Dari atas ke bawah
berturut-turut: Arwana Hijau/Green Arwana (Scleropages formosus),
Arwana Perak/Silver Asian Arwana (Scleropages macrocephalus), Arwana
Emas/Red Tailed Golden-RTG/Indonesian Golden Arwana (Scleropages aureus),
Arwana Merah/ Super Red Arwana (Scleropages legendrei). Seluruh spesies
Arwana ini dapat ditemukan di Indonesia.
BUDIDAYA IKAN SIDAT (bagian 1)
A.
MENGAPA IKAN SIDAT ?
Dari
berbagai macam kelebihan yang dimiliki ikan sidat menjadikan ikan ini sangat
bagus prospeknya. Di Indonesia belum begitu banyak yang membudidayakan ikan
sidat, hal ini menjadikan peluang usaha ikan sidat cukup lebar. Ada beberapa
alasan lain mengapa budidaya ikan sidat cukup menjanjikan diantaranya adalah ;
1.
Harga
Sidat
Harga
ikan sidat masih cukup tinggi di pasaran lokal. Untuk ikan yang sidat hidup
dijual dengan harga Rp. 130.000 – Rp. 150.000 per kilonya.
2.
Permintaan
Pasar
Permintaan
pasar cukup tinggi di luar negri, negara Jepang dan Cina merupakan pangsa pasar
yang cukup menjanjika karena permintaannya. Jepang membutuhkan 100.000 ton per
tahun, sedangkan yang masih bisa diproduksi di dalam negrinya baru sekitar
20.000 ton. Jepang berharap segera bisa mengimpor ikan sidat dari Indonesia
akan tetapi masih belum banyak yang membudidayakan ikan sidat.
3.
Pemeliharaan
Pada
prinsipnya budidaya ikan sidat cukup mudah, karena tidak membutuhkan peralatan
dan persaratan yang rumit. Berbagai macam media kolam seperti terpal, klam
permanen atau kolam tanah bisa digunakan.
Jumat, 15 Desember 2017
PANEN DAN PENANGANAN PASKA PANEN IKAN SIDAT
Ikan sidat merupakan kan dengan nilai
ekonomis tinggi yaitu harganya cukup mahal jika dibandingkan dengan jenis-jenis
ikan lainnya. Hal ini dikarenakan tingkat kesulitan yang cukup tinggi dalam
budidayanya dan juga sulitnya mencari
tangkapan di alam pada saat dewasanya. Faktor lain yang menyebabkan ikan ini
cukup mahal adalah kandungan gizinya yang cukuo tinggi. Hal ini disebabkan
karena kemampuan hidup ikan sidat yang bisa hidup di dua alam yaitu air ain
(laut) dan air tawar.
Berikut kandungan gizi ikan sidat
dalam 100 gram bahan segar ;
|
Komponen
|
Anguilla
japonica
|
Anguilla
bicolor
|
|
Protein
|
16,8
|
18,70 – 20,32
|
|
Lemak
|
12,4
|
7,23 – 8,11
|
|
Air
|
69,6
|
67,79 – 70,73
|
|
Abu
|
1,2
|
2,69 – 3,20
|
|
Serat
|
|
0,73 – 0,77
|
MENGENAL IKAN ARWANA
Arwana “si ikan Naga” atau dalam bahasa internasionalnya disebut dengan
dragon fish adalah ikan yang dikenal dan dipercaya sebagai titsan naga yang
dapat membawa keberuntungan bagi orang yang memeliharanya. Mitos ini pertama
kali dipercaya oleh orang orang khususnya dari keturunan Tiong Hoa. Namun
dengan berkembangnya jaman maka ikan ini bukan saja hanya diminati oleh orang
orang dari keturunan etnis Tiong Hoa saja namun sudah disukai oleh semua
pecinta ikan hias di dunia. Mengapa primadona ikan arwanabisa sebegitu kuatnya?
Tidak kita pungkiri bahwa ikan arwana mempunyai suatu energy dengan
kharisma yang sangat kuat terutama ketika berenang melenggak lenggok di dalam
akuarium. Dapat kita mengerti dikarenakan ikan arwana adalah termasuk ikan
purba (Sclheropages Formosus) yang
sudah mengalami regenerasi beribu ribu tahun. Bentuk ikan ini memang mirip
sekali dengan naga dan oleh karena itu ikan ini dijuluki sebagai ikan naga.
Selasa, 21 November 2017
Mengenalkan Dunia Perikanan Sejak Dini
Di kalangan
masyarakat, dunia perikanan pada umumnya saat ini berkembang sinyalemen
bahwa generasi muda kurang berminat untuk terjun ke dunia perikanan. Hal itu
dapat disebabkan karena dunia perikanan identik dengan dunia kotor, berbaur dengan
lumpur dan bau amis, kumuh,
miskin dan komunitas yang terpinggirkan serta dianggap tidak memberikan
prospek di masa depan.
Pada
kenyataannya sektor perikanan berpengaruh besar dalam menunjang ketahanan pangan
stabilitas nasional serta penghasil devisa negara. Tidak bisa
dipungkiri lagi bahwa isu masyarakat global ke depan adalah berkaitan dengan
masalah pangan, air dan energi. Ketiga hal tersebut merupakan kebutuhan dasar
manusia dimana pasokan dan ketersediaanya menjadi faktor kunci bagi
keberlanjutan kehidupan manusia.
Langganan:
Postingan (Atom)
-
Arwana “si ikan Naga” atau dalam bahasa internasionalnya disebut dengan dragon fish adalah ikan yang dikenal dan dipercaya sebagai t...
-
TEKNIS BUDIDAYA NILA Budidaya Ikan Nila sudah banyak dilakukan oleh para petani di negeri ini, walaupun demikian p...
-
A. PERSEBARAN IKAN SIDAT Ikan sidat merupakan ikan yang mempunyai penyebaran cukup luas. Ikan ini hidup di daerah tropis maup...





