Jumat, 21 Desember 2018

BUDIDAYA IKAN SISTEM KARAMBA



Budidaya ikan sistem karamba adalah budidaya ikan yang dilakukan dalam wadah yang dibatasi bambu atau jaring kawat. Budidaya ikan sistem karamba dimulai sejak tahun 1940 di daerah Bandung Jawa Barat. Sejak itu budidaya ikan sistem karamba mulai merambah ke sulurh nusantara. Saat ini sistem karamba telah berkembang dengan pesat dan telah mampu memberikan hasil ikan kurang lebih sebesar 600 ton setiap hektarnya.
                Salah satu faktor yang menyebabkan sistem budidaya ikan sistem karamba cepat menyebar ke seluruh Indonesia adalah biaya pelaksanaanya yang relatif murah. Selain itu sistem ini juga mempunyai keuntungan diantaranya yaitu ;
1.       Ikan aman dari gangguan hama dan gangguan lain yang dapat merugikan budidaya ikan
2.       Pengawasan terhadap pertumbuhan dan kesehatan ikan dapat dilakukan dengan mudah
3.       Proses pergantian air dapat dilakukan setiap saat dan mencapai ke seluruh bagian karamaba sehingga kebutuhan oksigen selalu terpenuhi
4.       Sisa makanan dan kotoran hasil metabolisme dapat segera dibuang sehingga tidak terjadi penumpukan ammoniak yang dapat mempengaruhi pertumbuhan ikan dan menimbulkan keracunan ikan
5.       Dapat meningkatkan pendapatan pembudidaya ikan dan dengan demikian kebutuhan gizi keluarga dapat terpenuhi.

Rabu, 19 Desember 2018

BUDIDAYA IKAN SISTEM KURUNGAN TERAPUNG



                Sistem budidaya ikan dalam kurungan terapung merupakan pengembangan dari metode budidaya ikan dalam keramba, yaitu jenis keramba di permukaan air. Sistem kurungan terapung ini sudah berkembang di negara Filipina dan Thailand dan sangat sesuai untuk dioperasikan di perairan yang agak dalam seperti danau, teluk yang kecil, waduk/ bendungan, maupun selat-selat yang sempit. Negara kita yang memiliki banyak perairan seperti di atas, merupakan daerah yang sangat potensial untuk pengembangan usaha budidaya ikan dengan sistem kurungan terapung ini.
               

Kamis, 13 Desember 2018

MITOS SEPUTAR ARWANA



Gambar 1. Bagian-bagian tubuh Arwana (Sumber: www.arwana.co.uk – modified)

Arwana “si ikan Naga” atau dalam bahasa internasionalnya disebut dengan dragon fish adalah ikan yang dikenal dan dipercaya sebagai titisan naga yang dapat membawa keberuntungan bagi orang yang memeliharanya. Mitos ini pertama kali dipercaya oleh orang orang khususnya dari keturunan Tiong Hoa. Namun dengan berkembangnya jaman maka ikan ini bukan saja hanya diminati oleh orang orang dari keturunan etnis Tiong Hoa saja namun sudah disukai oleh semua pecinta ikan hias di dunia. Mengapa primadona ikan arwanabisa sebegitu kuatnya?

Rabu, 12 Desember 2018

Budidaya Ikan Sistem Air Deras Dalam Parit




                Sistem budidaya ikan sistem air deras dengan menggunakan parit adalah budidaya ikan dengan memanfaatkan parit atau saluran air untuk usaha budidaya tanpa mengurangi fungsi parit atau saluran air. Sistem ini telah berkembang dengan pesat, karena biaya pelaksanannya relatif murah dan cukup banyak tersedia parit atau salurn air yang dapat dipergunakan untuk usaha ini.
                Selain biayanya murah, budidaya ikan dalam parit dapat memberikan beberapa keuntungan bagi pembudidaya ikan karena :
1.       Biaya pelaksanaan relatif murah dan produksinya cukup tinggi
2.       Keuntungan yang diperoleh akan meningkatkan kemampuan keluarga pembudidaya untuk memenuhi kebutuhan gizi
3.       Sekat yang berfungsi sebagai pembatas ruang gerak ikan, secara tidak langsung akan menahan sampah yang terdapat di parit atau saluran air sehingga mudah dibersihkan
4.       Sisa-sisa makanan dan kotoran hasil metabolismeakan segera terbuang dan terurai menjadi unsur-unsur yang dapat berguna bagi pertumbuhan tanaman
5.       Karena prinsipnya sama dengan sistem kolam air deras, kaka ikan dapat dipelihara dengan tingkat kepadatan tinggi.

Jumat, 07 Desember 2018

Budidaya Ikan Sistem Air Deras dengan Drum



Pada dasarnya budidaya ikan air deras dengan drum hampir sama dengan menggunakan kolam air deras. Pada sistem budidaya air deras drum, air dengan debit tertentu dialirkan ke dalam drum dengan tujuan menyediakan kandungan oksigen terlarut dalam jumlah yang memadai bagi kebutuhan ikan dan membuang sisa-sisa metabolisme dan kotoran hasil metabolisme.
Sebenarnya usaha budida ikan dalam drum sudah lama dikenal oleh petani ikan di Indonesia, namun pengembangan secara besar-besaran baru terjadi pada akhir dekade tujuh puluhan dan pada tahun-tahun terakhir usaha budidaya ikan dalam drum banyak mengalami kemajuan sehinga mampu memberikan penghasilan memadai.
Adapun keuntungan yang dapat diperoleh dari usaha budiaya ikan dalam drum adalah :
      1.       Sehubungan dengan bahan yang diperlukan dan cara pembuatan sisem drum tidak dibutuhkan 
             biaya yang terlalu besar 
      2.     Petani ikan lebih mudah melakukan pengontrolan sehingga kemungkinan terjadinya hal-hal                 yang tidak diinginkan dapat segera diatasi. 
     3.       Pada usaha budidaya ikan dalam drum, ikan-ikan lebih mudah dipanen dan panen dapat                      dilakukan dalam waktu yang lebih singkat.

Selasa, 04 Desember 2018

Budidaya Ikan Sistem Air Deras dengan Kolam






Usaha budidaya ikan sistem air deras masih merupakan hal yang relatif baru di negara kita. Pada akhir tahun 1970an dan awal tahun 1980an sistem air deras ini telah menggemparkan dunia perikanan karena telah memberikan produksi ikan yang tinggi dalam masa pemelioharaan yang relatif singkat dan mampu memberikan keuntngsn ysng berlipat ganda bagi petani ikan.
Meskipun usaha budidaya ikan dengan sistem air deras yang lebih dikenal dengan sistem ‘running water system” ini masih merupakan metode metode budidaya ikan yang relatif baru di Indonesia, akan tetapi telah mampu memberikan produksi yang memuaskan. Oleh karena itu banyak pembudidaya ikan yang berminat untuk mencoba ini.
Sesuai dengan namanya, kolam ini memanfaatkan aliran air yang relatif deras untuk mempercepat pertumbuhan ikan yang dipelihara. Hal itu tentu saja dapta dimengerti, sebabaliran air yang deras akan memberikan beberapa keuntungan yaitu :
   1.       Aliran air yang deras mampu menyediakan kandungan oksigen terlarut dalam air pada tingkat yang jenuh. Dengan demikian oksigen terlarut dalam air selalu tersedia.
   2.       Dengan selalau tersedianya kandunganoksigen terlarut dalam air, kolam dapat ditebari ikan dengan kepadatan tinggi.
   3.       Aliran air yang deras akan mampu dengan segera membuang sisa makanan dan kotoran hasil metabolisme dari dalam kolam, sehingga kemungkinan terjadinya proses pembusukan yang akan memperlambat pertumbuhan ikan dapat dihindari.

Jumat, 19 Oktober 2018

BUDIDAYA IKAN SISTEM POLIKULTUR




Pada awal perkembangannya, sistem budidaya ikan merupakan suatu usaha pemeliharaan ikan di kolam yang melibatkan sedikit aktivitas manusia dan mengandalkan energi hanya dari makanan alamuah yang tersedia di perairan tersebut. Pengalaman membuktikan bahwa pada kolam yang subur dapat dipelihara ikan dengan tingkat kepadatan yang lebih tinggi daripada kolam yang kurang subur karena di dalamnnya tersedia jumlah makanan alamiah yang lebih banyak.
Pada kolam yang hanya dipelihara satu jenis ikan saja, ikan tersebut tidak berhasil memanfaatkan seluruh organisme makanan alamiahnya yang terdapat di dalam kolam. Akibatnya seringkali makanan alamiah yang tersedia tidak dapat dimanfaatkan seluruhnya oleh jenis ikan tersebut dan terbuang sia-sia.

Selasa, 09 Oktober 2018

INTENSIFIKASI BUDIDAYA PERIKANAN


                Pertambahan jumlah penduduk dewasa ini membawa dampak yang cukup luas di berbagai segi kehidupan manusia diantaranya kebutuhan tempat tinggal, lapangan pekerjaan dan kebutuhan pangan. Kebutuhan bahan pangan tidak hanya menuntut ketersediaan bahan pangan saja akan tetapi juga harus diimbangi dengan peningkatan di bidang gizi. Upaya peningkatan produksi pangan telah banyak dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pangan tersebut. Salah satu cara yang bisa menjawab tuntutan kebutuhan gizi itu adalah dengan mengembangkan usaha budidaya ikan baik di kolam sawah, sitem mina padi maupun dengan kolam terpal memanfaatkan lahan pekarangan.
                Budidaya ikan sudah sejak lama dikenal masyarakat namun metode yang digunakan masih bersifat tradisional dan sederhana.  Untuk meningkatkan produksi ikan maka perlu dilakukan pengembangan di bidang metode budidaya ikan. Budidaya ikan adalah usaha memelihara ikan dengan cara memasukkan ikan ke dalam tempat dengan kondisi tertentu atau dengan cara menciptakan kondisi lingkungan yang sesuai bagi ikan. Secara sederhana kegiatan budidaya ikan dapat digabarkan sebagai berikut ;

Sabtu, 29 September 2018

USAHA PEMBENIHAN LELE





Pemijahan (pembenihan) adalah proses pengeluaran sel telur oleh induk betina dan sperma oleh induk jantan yang diikuti oleh pertemuan/pembuahan keduanya. Pemijahan merupakan satu tahapan penting dalam kehidupan ikan untuk mempertahankan kehidupannya, sehingga untuk pemijahan ini perlu dilakukan secara cermat dan hati-hati.
Usaha pembenihan merupakan kegiatan budidaya untuk menghasilakan benih lele yang siap untu ditebar atau dibesarkan. Adapun kegiatan yang dilakukan meliputi pemijahan induk, penetasan telur dan pemeliharaan burayak hingga benih lele siap tebar untuk dibesarkan.
Benih lele siap tebar umumya dalam bentuk gelondongan, yaitu berumur 1 – 2 bulan yang selanjutnya dipelihara melalui usaha pembesaran hingga siap dikonsumsi. Biasanya, ukuran benih gelondongan dibagi menjadi beberapa ukuran, misalnya ukuran 2 -3 cm, 3 – 5 cm, 4 – 6 cm, 5 – 7 cm dll.

Jumat, 28 September 2018

TEKNIK PEMIJAHAN IKAN LELE







Proses pemijahan atau pembenihan pada ikan lele dapat dilakukan dngan 3 (tiga) teknik, yaitu :
1.   Teknik pemijahan secara intensif (induce breeding) dengan menyuntikkan hormon ovaprim / hipofisa pada induk betina
2.   Teknik pemijahan secara semi intensif (induce spawning)  pengurutan telur dan sperma
3.   Teknik pemijahan secara alami

1.      TEKNIK PEMIJAHAN SECARA INTENSIF (INDUCE INBREEDING)

Teknik pemijahan secara intensif (induce breeding) atau lebih dikenal dengan teknik hipopisasi adalah teknik pemijahan yang dilakukan dengan menyuntikkan hormon ovaprim/hipofisa pada induk lele betina.
Tata laksana pemijahan dengan metoda ini terdiri dari pemilihan induk, pengambilan kelenjar hipofisa, penyuntikan induk betina, pengambilan sperma, pembuahan sel telur, penetasan telur dan pemeliharaan larva.

MENGENAL IKAN SIDAT



      A. PERSEBARAN IKAN SIDAT
Ikan sidat merupakan ikan yang mempunyai penyebaran cukup luas. Ikan ini hidup di daerah tropis maupun sub tropis. Ikan sidat banyak ditemukan di daerah yang berbatasn langsung dengan laut dalam. Di samudra Atlantik ditemukan satu jenis sidat yaitu Anguila anguila. Jenis sidat yang terapat di samudra atltantik ini kemudian menyebar hingga ke wilayah Eropa dan Amerika. Di Indonesia ikan sidat bisa ditemukan di seluruh wilayah yang berhubungan langsung dengan laut dalam. Ikan sidat menyebar di pantai barat Sumatra, pantai selatan Jawa, Bali hingga Nusa Tenggara dan Papua. Ikan sidat juga ditemui di wliayah timur pantai Kalimantan, seluruh Sulawesi dan Kepulauan Maluku.

Kamis, 20 September 2018

METODE PENYULUHAN : DEMONSTRASI





Berbagai metoda penyuluhan perikanan yang telah dikembangkan oleh Institusi penyuluhan perikanan di Indonesia sejak dahulu sampai sekarang merupakan khazanah pengetahuan yang perlu dilestarikan dan dikembangkan. Untuk itu perlu dibahas berbagai metode penyuluhan perikanan yang pernah diterapkan di Indonesia hingga kini sebagai bahan acuan bagi para penyuluh perikanan, pengelola penyuluhan perikanan dan para peneliti serta pihak terkait yang menaruh minat pada perkembangan dan pengembangan penyuluhan perikanan. Metoda penyuluhan perikanan yang banyak digunakan dalam penyuluhan perikanan di masa lalu, lebih banyak memperankan penyuluhnya dibanding dengan para pelaku utama dan pelaku usaha perikanan beserta keluarganya. Maka sejalan dengan perkembangan jaman saat ini , maka metoda penyuluhan perikanan yang digunakan hendaknya lebih banyak memperankan pelaku utama dan pelaku usaha perikanan beserta keluarganya sedang para penyuluh perikanan secara berangsur menjadi fasilitator atau hanya sebagai narasumber.

Rabu, 31 Januari 2018

MENGENAL LELE SI IKAN BERKUMIS

Asal-usul dan Penyebaran Lele
Lele merupakan salah satu jenis ikan yang tidak memeliki sisik pada permukaan tubuhnya. Ikan jenis ini hanya dapat dijumpai di 2 benua, yaitu di Afrika dan Asia. Ikan ini memiliki nama internasional catfish karena lele memiliki sejumlah kumis di sekitar mulutnya, mirip dengan kumis yang dimiliki kucing.
Ikan ini memiliki nama yang berbeda-beda disetiap negara. Orang Afrika menyebut lele dengan mali, di Thailand ikan ini memiliki nama plamond, di Malaysia disebut dengan ikan keli, sedangkan di Jepang dikenal dengan ca tre trang. Jenis-jenis lele yang ada di dunia sangat banyak, tetapi saat ini ada beberapa jenis yang mungkin hampir punah sehingga sulit untuk dijumpai. Beberapa jenis lele yang ada adalah Clarias sp, Clarias lazera, Clarias dumereli, Clarias mosambicus, Clarias anguillaris, Clarias senegallensis, dan Clarias gariepenus.

TIPS MEMULAI USAHA BUDIDAYA LELE



A.  Perencanaan dan Persiapan
Banyak yang mengatakan kalau usaha budidaya lele relatif mudah dilaksanakan yaitu tinggal membuat kolam, mengisi air, menebar benih, memberikan makan, akan tetapi tidak semudah itu kenyataanya. Diperlukan perencanaan dan persiapan mengenai modal, pemilihan lahan, teknologi yang akan digunakan, pasar, hingga analisa usahanya perlu dilakukan. Berikut ini penjelasan mengenai perencanaan dan persiapan usaha budidaya lele :

Minggu, 31 Desember 2017

PEMBENIHAN IKAN NILA


Ikan Nila merupakan jenis ikan yang sudah sangat terkenal di kalangan masyarakat. Rasa daging ikan yang enak membuat banyak orang menyukainya. Bagi para petani memelihara ikan nila banyak dipilih karenamudah dalam membudidayakan dan mudah dalam pemasarannya. Selain itu minat pasar untuk ikan nila masih sangat lebar, mulai dari nila yang ukuran bibit sampai ikan nila yang di kategorikan sebagai ikan konsumsi. Karena termasuk ikan konsumsi, ikan nila memiliki harga yang cukup terjangkau pasar. Ikan Nila dapat dipasarkan melalui pasar dalam negeri danpasar luar negeri.Pasar dalam negeri biasanya dari jenis ikan nila lokal yang bisa disuplai ke berbgai kolam pemancingan, rumah makan, dan pedagang ikan. Sementara untuk pangsa ekspor biasanya dipilih ikan nila merah dan ikan nila gift, yang tentu saja harganya pasti akan lebih mahal dibandingkan ikan nila biasa. Tak heran bila banyak petani memilih Budidaya Ikan Nila sebagai lahan usahanya.

PEMBESARAN BELUT

      
A.  Pengadaan Benih Belut
Pengadaan benih belut tidak kalah pentingnya dengan pembuatan media budidaya. Pemilihan benih yang baik menjadi kunci pokok selanjutnya setelah pembuatan media yang tepat.
Beberpa hal yang perlu diperhatikan dalam pemilihan benih adalah sebagai berikut ;
·      Benih mudah diperoleh dan tersedia secara kontinyu
·      Kualitas benih dipilih yang terbaik. Kualitas benih menjadi jaminan awal keberhasilan budidaya belut
·      Ukuran benih harus seragam. Hal ini dikarenakn untuk menghindari persaingan dan kanibalisme
·      Diusahakan agar asal benih memiliki kondisilingkungan yang hampir sama dengan tempat pembesaran agar belut memiliki aaptasi yang baik terhapad lingkungan barunya.

Jumat, 29 Desember 2017

WADAH DAN MEDIA BUDIDAYA BELUT



A.  Wadah Budidaya Belut
Wadah atau tempat budidaya belut memegang peranan utama dalam keberhasilan budidaya belut. Ada beberapa hal yang perlu dipertimbangakn sebelum memilih wadah untuk budidaya belut, diantaranya adalah sebagai berikut :
-       Kondisi lokasi budi daya.
Pada kondisi tanah yang labil sebaiknya jangan membuat kolam permanen karena akan mudah mengalami keretakan dan kebocoran.
-       Luas lahan
Jika mempunyai lahan luas dan suplai air mudah maka bisa dipilih wadah apa saja, namun bila lahan hanya sempit maka sebaiknya menggunakan wadah yang fleksible seperti drum.
-       Estetika
Apabila hanya memiliki lahan sempit di pekarangan rumah maka bisa menggunakan kolam knock down atau kolam bongkar pasang dari pipa, ram kawat dam terpal.
-       Sumber dana
Apabila mempunyai dana yang cukup besar maka sebaiknya menggunakan kolam permanen, namun apabila terbatas sumber dananya  bisa menggunakan kolam terpal saja.

Kamis, 21 Desember 2017

PROSPEK DAN AGRIBISNIS USAHA BELUT


            Belut merupakan salah satu komoditas perikanan air tawar yang sangat potensial untuk dikembangkan. Sampai saat ini pemenuhan permintaan pasar sebagian besar masih menggantungkan tangkapan dari alam. Sementara itu hasil dari budidaya belut masih sangat terbatas dan masih sedikit kontribusinya dalam memenuhi kebutuhan pasar. Melihat hal itu maka usaha budidaya belut merupakan salah satu usaha yang cukup menjanjikan di masa mendatang.

BUDIDAYA IKAN SIDAT (bagian 2)


I.   PENDEDERAN SIDAT
a.      PERSIAPAN KOLAM
Kolam untuk pendederan 1 sebaiknya diletakkan di dalam ruangan (indoor). Hal ini bertujuan agar suhu bisa lebih stabil. Perbedaan suhu yang sangat mencolok antara siang dan malam akan kurang baik untuk sidat yang masih berukuran kecil karena daya daptasi terhadap suhu belum begitu sebaik sidat yang telah besar. Fluktuasi suhu yang tinggijuga akan mengakibatkan turuna nafsu makan sidat sehingga akan menbganggu pertumbuhannya sehingga akan menyebabkan lebih rentan terserang penyakit. Kolam pendederan 1 bisa menggunakan akuarium yang ditempatkan di dalam ruangan. Untuk kolam pendederan 2 dan 3 bisa diletakkan diluar ruangan karena sidat sudah cukuo kuat dalam menghadapi fluktuasi suhu.
Kegiatan persiapan kolam meliputi beberapa kegiatan antara lain adalah ;
1.    Pembersihan bak, dilakukan dengan menyikat inding bak dan dasar bak
2.    Pemberantasan penyakit dilakukan dengan menggosok dinding dan dasar kolam dengan busa yang telah dicelupkan ke dalam larutan kaporit 30-100 ppm. Bila tidak menggunakan kaporit bisa juga dilakukan dengan menggosokkan daun pepaya untuk membersihkan bibit-bibit penyakit.
3.    Pengeringan dilakukan selama 2 – 3 hari agar bisa benar-benar kering
4.    Pengisian air hingga ketinggian kurang lebih 30 cm. Pengisian air dilakukan menggunakan air yang telah ditandon.

Sabtu, 16 Desember 2017

JENIS-JENIS IKAN ARWANA DAN PENYEBARANNYA




Wilayah Sebaran Ikan Arwana

                Ikan Arwana tersebar dan endemik di beberapa benua. Yaitu di Wilayah Amerika Selatan, Afrika, Asia Tenggara dan Australia. Wilayah Asia tenggara termasuk salah satu pusat penyebaran ikan Arwana. Sejak lama, varietas Arwana di Asia Tenggara dianggap sebagai satu spesies saja (Scleropages formosus).
Studi morfologi biometrik  yang dikombinasikan dengan analisis genetik yang dilakukan dalam kurun 10 tahun terakhir,  memunculkan fakta baru,  bahwa ikan Arwana Asia tenggara ternyata terdiri dari beberapa spesies yang berbeda.
Arwana Asia Tenggara dalam 4 spesies berbeda, yaitu Arwana Hijau, Arwana Emas, Arwana Perak dan Arwana Merah, seperti tampak pada Gambardi bawah ini.

Jenis-Jenis Arwana Asli Asia Tenggara. Dari atas ke bawah berturut-turut:  Arwana Hijau/Green Arwana (Scleropages formosus), Arwana Perak/Silver Asian Arwana (Scleropages macrocephalus), Arwana Emas/Red Tailed Golden-RTG/Indonesian Golden Arwana (Scleropages aureus), Arwana Merah/ Super Red Arwana (Scleropages legendrei). Seluruh spesies Arwana ini dapat ditemukan di Indonesia.

BUDIDAYA IKAN SISTEM KARAMBA